Sekolah yang berada di Jalan Basuki Rahmat Kilometer 10, Kelurahan Sawagumu, Distrik Sorong Utara, tersebut merupakan salah satu penerima program MBG dari SPPG Malaimsimsa Klabalu.
Keluhan yang dialami siswa antara lain sakit perut, pusing, muntah hingga buang air besar. Gejala mulai dirasakan sejumlah siswa sejak pagi hingga setelah mereka pulang sekolah.
Salah seorang siswa kelas 8E, Fibriana, mengaku mengalami sakit perut setelah mengonsumsi makanan MBG. Menu yang disantapnya terdiri dari ayam, tempe dan sayur toge.
"Saya merasakan sakitnya itu kemarin setelah pulang sekolah. Lauknya ada ayam, tempe dan sayur toge. Tapi sekarang sudah agak mendingan," ujar Fibriana.
Sejumlah siswa kemudian mendapat penanganan medis. Dua ambulans membawa beberapa siswa ke RSUD Sele Be Solu, sementara siswa lainnya mendapat perawatan dari tim medis di lingkungan sekolah.

Rudy Laku (Ketua Satgas Kota Sorong) Saat menemui salah satu pasien
Guru SMP Muhammadiyah Al-Amin, Hasna, mengatakan pihak sekolah belum bisa memastikan penyebab keluhan tersebut. Menurutnya, pihak sekolah masih menunggu hasil pemeriksaan tenaga kesehatan.
Ketua Satgas MBG Kota Sorong, Rudy Laku, mengatakan laporan kejadian diterima dari pihak sekolah dan Dinas Kesehatan. Tim kemudian turun melakukan observasi terhadap siswa yang mengalami gejala.
"Dari hasil observasi, didapati sekitar 26 orang yang mengalami gejala," kata Rudy. Dari jumlah tersebut, delapan siswa dengan gejala lebih berat dirujuk ke RSUD Sele Be Solu, sedangkan lainnya ditangani di sekolah.
Selain siswa, lima guru juga dilaporkan mengalami keluhan serupa. Mereka telah mendapatkan penanganan di sekolah dan diperbolehkan pulang setelah kondisi membaik.
Satgas MBG kemudian melakukan pemeriksaan ke SPPG Malaimsimsa Klabalu untuk mengecek peralatan, proses pengolahan makanan, penerapan SOP serta meminta keterangan pengelola dan ahli gizi. SPPG tersebut diketahui melayani lebih dari 3.000 penerima manfaat di 10 sekolah.
Rudy menyebut dari 10 sekolah yang dilayani, hanya SMP Muhammadiyah Al-Amin yang melaporkan kejadian tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami siswa dan guru masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman pihak terkait.



Silakan login untuk menulis komentar.