SORONG — Kantor Kementerian Agama Kota Sorong menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah di SMK Negeri 1 Sorong. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memberikan pembinaan kepada remaja, khususnya dalam penguatan karakter dan pemahaman keagamaan.

Kepala SMK Negeri 1 Sorong, A.H.P. Ompusunggu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan tersebut di sekolahnya.

“Patut kita syukuri, hari ini kita mendapat kunjungan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sorong beserta jajaran. Kami tentu merasa senang dan berterima kasih karena sudah datang mengunjungi kami di SMK Negeri 1 Sorong,” ujar Ompusunggu.

Ia mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Agama tersebut sangat baik bagi para siswa karena memberikan pembinaan yang melengkapi proses pendidikan di sekolah.

“Kami melihat kegiatan seperti ini sangat baik untuk anak-anak. Mereka bukan hanya perlu mendapatkan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga perlu dibekali dengan nilai-nilai kehidupan, pembinaan karakter, dan pemahaman keagamaan,” katanya.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sorong, Muhudar Wailegi, mengatakan Bimbingan Remaja Usia Sekolah merupakan salah satu bentuk perhatian Kementerian Agama terhadap pembinaan generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, Muhudar mengingatkan para siswa mengenai pentingnya menjaga salat dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, salat merupakan ibadah utama yang harus dijaga oleh setiap umat Islam sekaligus menjadi bagian penting dalam membentuk kedisiplinan dan kedekatan kepada Allah SWT.

“Anak-anak harus menjaga salat. Jangan sampai karena kesibukan sekolah, bermain, atau kegiatan lainnya, salat ditinggalkan. Salat itu sangat penting dalam kehidupan kita dan menjadi salah satu kunci menuju surga,” ujar Muhudar.

Ia mengajak para siswa membiasakan diri melaksanakan salat lima waktu secara tepat waktu dan menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Kalau kita ingin menjadi anak yang baik, pertama-tama kita harus dekat dengan Allah. Salah satu caranya adalah menjaga salat lima waktu. Jangan hanya dilakukan ketika ada yang mengingatkan, tetapi harus tumbuh dari kesadaran diri sendiri,” katanya.

Muhudar juga menekankan pentingnya pembinaan agama sejak usia sekolah agar para siswa memiliki pegangan dalam menghadapi berbagai tantangan dan pengaruh lingkungan.

“Anak-anak adalah generasi yang akan melanjutkan kehidupan bangsa dan daerah ini. Karena itu, mereka perlu mendapatkan bimbingan sejak usia sekolah agar memiliki bekal pengetahuan, karakter, dan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.

Ia berharap pesan dan materi yang diberikan melalui kegiatan tersebut tidak berhenti pada pemahaman, tetapi dapat diterapkan para siswa dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami, apa yang disampaikan dalam kegiatan ini tidak hanya didengar, tetapi benar-benar dilakukan. Jaga salat, jaga pergaulan, hormati orang tua dan guru, serta terus belajar untuk mempersiapkan masa depan,” katanya.

Muhudar Wailegi kemudian membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kota Sorong di SMK Negeri 1 Sorong.