SORONG, GSNews.co — Aktivitas Kafe Kilang di kawasan Kompleks Kilang, Kota Sorong, dikeluhkan warga setempat. Kafe tersebut disebut beroperasi hingga dini hari dan diduga menjalankan sejumlah aktivitas hiburan yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah daerah. Rabu (30/9/2026)

Salah satu warga Kota Sorong, Taufik, mengatakan aktivitas di lokasi tersebut disebut masih berlangsung hingga sekitar pukul 04.00 bahkan 05.00 WIT.

Menurutnya, suara musik yang terdengar hingga menjelang waktu Salat Subuh membuat warga di sekitar lokasi merasa terganggu dan sulit beristirahat dengan tenang.

“Kalau aktivitasnya sampai jam empat, bahkan jam lima subuh, itu sangat mengganggu. Saat azan Subuh, suara dari kafe masih terdengar,” ujar Taufik.

Ia menyebut kebisingan paling terasa pada malam hingga dini hari. Kondisi tersebut, kata dia, membuat masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi tidak mendapatkan ketenangan saat beristirahat.

“Kalau tengah malam itu berisik sekali, sehingga tetangga di sekitar tidak tenang,” katanya.

Selain persoalan jam operasional dan kebisingan, warga juga menyampaikan informasi mengenai dugaan adanya penjualan minuman beralkohol di kafe tersebut.
Advertisement

Warga juga menginformasikan adanya perempuan pendamping tamu atau yang disebut “ladies” yang menemani tamu dengan tarif sekitar Rp200 ribu per jam.

Selain itu Habsy, warga setempat di Kompleks Kilang, berharap Pemerintah Kota Sorong segera turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh aktivitas yang berlangsung di lokasi tersebut.

Menurutnya, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan kegiatan usaha yang dijalankan sesuai dengan izin yang dimiliki dan ketentuan yang berlaku.

Warga secara khusus mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sorong untuk turun melakukan pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing.

Pemeriksaan tersebut diharapkan mencakup kesesuaian izin usaha, aktivitas karaoke, dugaan penjualan minuman beralkohol, jam operasional serta dampak kebisingan terhadap lingkungan sekitar.

Warga juga meminta DPRK Kota Sorong, khususnya alat kelengkapan dewan yang membidangi urusan terkait, ikut melakukan fungsi pengawasan dan menindaklanjuti keluhan masyarakat.

Desakan tersebut disampaikan agar pemerintah dapat memastikan apakah aktivitas yang berlangsung di Kafe Kilang sesuai dengan jenis usaha dan izin yang tercantum dalam dokumen perizinan.

Warga berharap persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut karena aktivitas hingga dini hari disebut telah berdampak terhadap kenyamanan masyarakat sekitar.

Pemeriksaan langsung juga dinilai penting agar informasi yang beredar di masyarakat dapat diverifikasi berdasarkan kondisi sebenarnya di lapangan.

Media ini juga mendapatkan informasi bahwa kerap terjadi perkelahian di kafe tersebut sehingga tindak lanjut dari pihak-pihak terkait segera dilakukan.

Jika nantinya ditemukan kegiatan yang tidak sesuai dengan ketentuan, warga berharap pemerintah mengambil langkah sesuai peraturan yang berlaku.

Sebaliknya, apabila seluruh aktivitas telah memiliki dasar perizinan, warga juga berharap pemerintah memberikan penjelasan sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Warga berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik melalui komunikasi antara pemerintah, pengelola usaha dan masyarakat sekitar.

Warga berharap Pemkot Sorong bersama instansi teknis dan DPRK Kota Sorong segera melakukan pemeriksaan di Kafe Kilang untuk memastikan legalitas dan aktivitas usaha sekaligus menjaga ketenangan masyarakat di kawasan Kompleks Kilang.