KABUPATEN SORONG, GSNews.co – Polda Papua Barat Daya terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Kegiatan yang berlangsung di Aula SUPM Negeri Sorong, Kota Sorong, Kamis (29/10/2026), tersebut menjadi salah satu upaya kepolisian memperkuat komunikasi dan kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIT itu dipimpin Karo Logistik Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Nurochman Nulhakim, S.I.K., mewakili Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H. Kegiatan tersebut turut dihadiri personel Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Papua Barat Daya dan warga yang berdomisili di Jalan Ahmad Yani No. 32, Kelurahan Klakublik, Distrik Sorong, Kota Sorong.

Kasubbid Penerangan Masyarakat (Penmas) Bidhumas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, menjelaskan bahwa program Poliran merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat melalui pendekatan sosial dan komunikasi secara langsung.

Advertisement
Menurutnya, peran kepolisian tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga mencakup upaya membangun hubungan yang baik dengan warga serta memahami persoalan sosial yang berkembang di lingkungan masyarakat.

Melalui program tersebut, personel kepolisian berkesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Komunikasi ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi sekaligus membangun hubungan yang dilandasi rasa saling percaya antara Polri dan warga.

Kombes Pol. Nurochman Nulhakim menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membuka ruang dialog untuk mengetahui kebutuhan dan persoalan yang dihadapi warga.

Kepercayaan masyarakat, lanjutnya, menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Karena itu, komunikasi terbuka, pelayanan yang baik, serta kepedulian terhadap kondisi sosial perlu terus dibangun secara berkelanjutan.
1001464235



Program Polisi Peduli Pengangguran juga mengangkat persoalan pengangguran sebagai salah satu tantangan sosial yang membutuhkan perhatian bersama. Penanganannya memerlukan keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun unsur terkait lainnya.

Melalui interaksi langsung dengan warga, Polri berupaya memperkuat kepedulian sosial dan mendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang saling mendukung. Namun, upaya mengatasi pengangguran tetap membutuhkan langkah nyata dan kerja sama lintas sektor sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Polda Papua Barat Daya berharap kegiatan kemasyarakatan seperti Poliran dapat memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Barat Daya.

Melalui pendekatan yang mengedepankan dialog, kepedulian, dan pelayanan humanis, Polri berupaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi warga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.