SORONG, GSNews.Co – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,8 mengguncang wilayah Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Minggu (25/10/2026) malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 13 kilometer timur laut Kota Sorong.
Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 19.47.26 WIB atau 21.47.26 WIT. Episenter gempa berada pada koordinat 0,73 derajat Lintang Selatan dan 131,39 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 6 kilometer.
BMKG mencatat gempa tersebut dirasakan di Kota Sorong dengan intensitas II MMI (Modified Mercalli Intensity). Pada tingkat intensitas ini, getaran umumnya dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung dapat bergoyang.
Gempa tersebut tergolong berkekuatan relatif kecil. Namun, masyarakat tetap perlu memperhatikan informasi resmi terkait aktivitas kegempaan di wilayah Papua Barat Daya.
Dalam keterangannya, BMKG mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Informasi perkembangan gempa dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Apabila menerima informasi mengenai gempa susulan atau dampak yang ditimbulkan, masyarakat sebaiknya memastikan kebenarannya melalui sumber resmi.
Hingga data yang dirujuk dalam pemberitaan ini, belum terdapat informasi terverifikasi yang dapat memastikan adanya kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.
Informasi gempa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas seismik, mengingat wilayah Indonesia berada di kawasan yang memiliki aktivitas tektonik.







Komentar 0