SORONG SELATAN, GSNews.co — Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Barat Daya melakukan kunjungan kerja ke Kampung Wersar dan Tapiri, Kabupaten Sorong Selatan, Jumat (9/10/2026). Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Komisi III DPRP Papua Barat Daya, Max Hehanussa.
Dalam kunjungan itu, rombongan Komisi III meninjau sejumlah aset yang memiliki nilai penting bagi masyarakat, meliputi fasilitas gereja, aset pemerintah, serta peninggalan yang berkaitan dengan kehidupan adat dan keagamaan setempat.
Anggota Komisi III DPRP Papua Barat Daya, Pieter Kondjol, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta anggota Komisi III yang telah meluangkan waktu untuk melihat langsung kondisi aset dan kebutuhan masyarakat di Kampung Wersar dan Tapiri.
Menurut Pieter, kunjungan lapangan tersebut menjadi kesempatan penting untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas yang perlu mendapat perhatian, terutama menjelang peringatan satu abad Injil masuk di Tanah Tehid, Kabupaten Sorong Selatan, pada 27 Januari 2027.
Ia menjelaskan, perayaan bersejarah tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, agar fasilitas pendukung dapat dipersiapkan dengan baik.
Pieter juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua Barat Daya dan Bupati Sorong Selatan atas dukungan pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam peningkatan sarana dan prasarana untuk menunjang pelaksanaan peringatan satu abad Injil masuk di Tanah Tehid.
Ia mengungkapkan, melalui APBD Perubahan Provinsi Papua Barat Daya tahun 2026, terdapat bantuan sekitar Rp3 miliar untuk mendukung peningkatan fasilitas di kawasan tersebut.
“Bantuan ini terutama diarahkan untuk peningkatan fasilitas, termasuk jalan yang dibutuhkan guna mendukung kegiatan satu abad Injil masuk di Tanah Tehid pada 27 Januari 2027,” ungkap Pieter.
Menurutnya, dukungan pembangunan infrastruktur sangat diperlukan agar masyarakat dan para tamu yang akan menghadiri peringatan bersejarah itu dapat memperoleh akses yang lebih baik.
Pieter berharap perhatian pemerintah dan kunjungan kerja Komisi III DPRP Papua Barat Daya dapat memperkuat koordinasi dalam mendorong pembangunan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat setempat.
Ia menegaskan, persiapan peringatan satu abad Injil masuk di Tanah Tehid bukan hanya menyangkut pelaksanaan kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperhatikan aset bersejarah, kehidupan keagamaan, serta nilai-nilai adat yang telah menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Sorong Selatan.
Atas nama masyarakat, Pieter kembali menyampaikan apresiasi kepada Komisi III DPRP Papua Barat Daya serta pemerintah provinsi dan kabupaten atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, DPRP, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga persiapan peringatan satu abad Injil masuk di Tanah Tehid pada Januari 2027 dapat berjalan dengan baik.







Komentar 0