SORONG,GSNews.co — Polresta Sorong Kota terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis dan keagamaan. Kali ini, Wakapolresta Sorong Kota AKBP Gleen Rooi Molle, S.I.K., mewakili Kapolresta Kombes Pol Amry Siahaan, S.I.K., M.H., melaksanakan Safari Ibadah Minggu Kasih di Gereja Paulus Saoka, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, Minggu (11/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.00 WIT tersebut dipimpin oleh Pendeta Mery Siwabessy. Selain beribadah bersama jemaat, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam kesempatan itu, Wakapolresta menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keamanan lingkungan, mulai dari pencegahan kebakaran lahan, bahaya minuman keras, antisipasi pencurian, hingga pemanfaatan layanan darurat Polisi 110.
Menyikapi kebakaran lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Sorong, ia mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah maupun lahan secara sembarangan, terutama saat cuaca panas yang dapat meningkatkan risiko penyebaran api.
Apabila terpaksa membakar sampah, masyarakat diminta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mencegah kebakaran yang dapat membahayakan lingkungan dan permukiman warga.
Wakapolresta juga mengingatkan jemaat mengenai dampak negatif konsumsi minuman keras yang berpotensi memicu perselisihan dalam keluarga, konflik antarwarga, gangguan kamtibmas, hingga kecelakaan lalu lintas.
Karena itu, masyarakat, khususnya generasi muda, diajak menjauhi konsumsi minuman keras serta tidak terlibat dalam aktivitas penjualannya apabila berpotensi menimbulkan persoalan sosial dan gangguan keamanan.
Selain pencegahan kebakaran dan penyalahgunaan minuman keras, kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian rumah juga menjadi perhatian. Warga diimbau menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan serta memilih lokasi parkir yang aman.
Masyarakat juga diingatkan untuk memastikan pintu dan jendela rumah terkunci dengan baik sebelum beristirahat maupun meninggalkan rumah. Kewaspadaan tersebut diperlukan agar tidak memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan, melindungi keluarga, serta tidak memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan,” pesan Wakapolresta.
Ia turut mengajak jemaat memanfaatkan layanan Polisi 110 apabila mengalami atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas maupun membutuhkan bantuan kepolisian. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat menyampaikan laporan untuk ditindaklanjuti oleh petugas sesuai kebutuhan.
Menurutnya, respons terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat dan responsif. Upaya ini sekaligus memperkuat semangat Polisi Bersama Masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Sejalan dengan tema kepedulian yang diangkat GKI di Tanah Papua, Wakapolresta juga mengajak jemaat untuk menumbuhkan kepedulian kepada Tuhan, gereja, keluarga, lingkungan sekitar, dan diri sendiri.
Ia menegaskan bahwa kepedulian harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti menjaga kebersihan lingkungan, mencegah kebakaran, menjauhi minuman keras, serta saling mengingatkan terhadap potensi gangguan keamanan.
Melalui Safari Ibadah Minggu Kasih ini, Polresta Sorong Kota berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat. Dengan komunikasi yang terbuka, kepedulian bersama, dan partisipasi aktif warga, berbagai potensi gangguan keamanan diharapkan dapat dicegah demi terwujudnya kehidupan masyarakat Kota Sorong yang aman, damai, dan harmonis.







Komentar 0